ノートテキスト
ページ1:
BAB I No. Date: termokimia ASAS KEKEKALAN ENERGI Kayu dan gas LPG menyimpan Sejumlah energi, yang disebut energi kimia. Ketika banan bahan tersebut terbakar, Sebagian energi kimia yang tersimpan di dalamnya berubah Jadi kalor . Asas Kekekalan energi di Sebut juga hukum Pertama termodinamika. 1. Sistem dan lingkungan Reaksi atau proses yang sedang menjadi pusat perhation kita disebut Sistem. Segala sesuatu yang berada di sekitar sistem, yaitu dengan apa Sistem tersebut berinteraksi, disebut lingkungan. Selanjutnya, transfer (Pertukaran) energi antara sistem dan lingkungan dapat berupa kalor (a) atau bentuk energi (ainya Secara kolektif kita Sebut Kerja (w). 2. Tanda VAR 1010 dan kerja Lingkungan +w W +9 Sistem Big Bass
ページ2:
No. Date: 3. Energi Dalam (E) Energi Kinetik addian energi yang berkaitan Mokkul sistem, Sedangkan bentuk energi lain yang tidak gerak di sebut energi painia dengan gerakan berhubungan molekul - cengan Jumian energi yang dimiliki Okh energi dalam (internal energy) dan dinyatakan dengan lambang suatu 2014 atau Sistem di Sebut Dengan Perubanan energi dalam (AE), yaitu Selisih antara energi E. energi dalam Produk (Ep) dengan energi Pereaksi (ER). ДE = Ep ER Ep energi dalam produk EQ: energi dalam reaktan atau Pereaksi. 4. kalor Reaksi: AE dan AH Perubahan energi dalam yang menyertai teaksi adalah AE = E₁ - E₂. Kerja. Perubanan energi dalam tersebut akan Muncul sebagai kalor dan/atau AE= 9 (Kalor) + W (Kerja) Jika reaksi berlangsung Pada sistem tertutup. Volume dengan av, malca : terap, Dinyatakan AE = 9 v Jika reaksi berlangsung dalam Sistem terbuka dengan (tekanan atmosper), dinyatakan dengan 9p. maka: tekanan terap DE=9p +W arav 9p = AE-W kalor reaksi yang berlangsung pada tekanan tetap di kaitkan dengan sifat lain dari sistem, yait entalpi yang AH = 9 reaksi dinyatakan dengan Lambang (H). Big BOTS
ページ3:
No. Date: Besaran untuk menyatakan terap, yarh sama dengan · Reaksi Pada tekanan Reaksi Pada volume kalor leaksi yang berlang sung pada tekanan Per Ubahan entalpinya. tetap : 9 reaksi = AH tetap : Greaksi = AE maka Karena Sebagian besar realoss berlangsung tekanan armosifer, Pada tanan kalor reaksi biasanya dinyatakan tetap, yaitu Sebagai Perubahan entalpi (AH). 5. Reaksi Ekrotum. dan Endoterm Reaksi eksoterm sebagai reaksi yang membebaskan reaksi endoterm Sebagai reaksi yang menyerap kalor Sistem kalor Kalor, Sedangkan kalor. kalor Lingkungan Rator Sistems Keaton kalor kalor Perubahan entalpi Eksoterm H<- entalpi (AH), Pereaksi (Hp - HR) bertanda Positif. Kalor (e) Endoterm Yaitu Selisih antara entalpi Produk dengan Reaksi endoterm = DH = Hp - HR O (beitanda Positif) Produk lebih kecil dari Pada entalpi Pereaksi Entalpi The Perubahan entalpinya. AH = - bertanda negatif. . Oleh karena •Reaksi Eksoterm: AH = Hp - Hp < 0 (bertanda negatif) (Eksoterm) AH = + \ Endoterm) : 27 Big BOSS
ページ4:
R R AH = Hp - HR >0 (a) H No. Date: R AH = Hp - HR <0 P P (b) Untuk reaksi Diagram tingkat energi (alandoterm dan (b) eksoterm 6. Persamaan Termokimia Persamaan termokimia adalah persamaan reaksi yang mengikutsertakan di tuliskan Pada Persamaan termokimia Perubahan entalpinia. Nilai H yang disesuaikan dengan Stoikiometri reaksi. Conton I mol air dari gas hidrogen dengan gas oksigen dibebaskan 286 kJ (= 286 KS). H2(g) + ½ 02 (g) -> H₂O (1) AH = -286 kJ 2H2 (g) + O2(g) -> 2H₂O (1) AH = - 572 kj atau (Jika koefisien reaksi dikalikan dua nilai AH reaksi . Juga harus dikalikan dua). ENTALPI MOLAR 290.2 Semua 1. Entalpi Pembentukan Standar (A H₁ = Standard Enthalpy OF Formation Jika Pengukuran dilakukan Pada keadaan Standar (298 k, (atm) dan unsur-unsur dalam bentuk standar, Perubahan entalpinya disebut entalpi Pembentukan standar (A H&°), dinyatakan dalam kilojoule Per mol (K) moi"). Dua hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan entalpi Pembentukan Yaitu bahwa: Big BOSS
ページ5:
No. Date: Rumus kimia 2at DH; (k) moi"" H₂O (1) -285,85 H₂O (g) 52418 C (grafit) Persamaan termokimia Reaksi Pembentukan H₂ (g) + O₂ig) -> H₂O (1) AH = -285, 25, 14 Entalpi Pembentuk- 10th (g) + 2 0₂ (g) -> HOC₁) AH= -241,8 kJ on dan beberapa ((grafit) -> C (grapit) AH=0 3200/-1 12. Entalpi Perutaran Standar (AH = Standard Enthalpy Of Dissociation) Reaksi Peruraian merupakan kebalikan dari reaksi Pembentukan. Olen karena itu, Sesuai dengan azas kekekalan energi, nilar entalpi Peruraian Sama dengan entalpi Pembentukanya, tetapi tandanya berlawanan. 13 3. Entalpi Penibakaran Standar (A. He = standard Enthalpy of Colombustion) Pembakaran dikatakan Sempurna Jika: O karbon (C) terbakar menjadi CO₂, ☐ Hidrogen (H) terbakar menjadi H₂O dan. Belerang (s) terbakar menjadi so₂. 321018 -Perubahan entalpi Pada Pembakaran sempurnaal moi disebut entalpi Pada 288 K, I atm dengan Hc (standard enthalpy OF 70 Pembakaran combustion). Suatu zat yang diukur Standar clan dinyatakan Entalpi Pembakaran dari beberapa zar 11 Nama Zai AHCOCKS moi") Karbon -393.5 - 285, 85 Hidrogen Belerang -241, 297 8 Pada 298 K, I atm. Persamaan reaksi Pembakaran ·C(s) + O2(g) -> CO₂ (g) → H₂ (g) + ½ 2 0 ₂ (2) -> H₂O (1) 2 H₂ (g) + ½≤ 0.2 (g) -> H₂O(g) S (s) + O2(g) → so; (g). 1. Conton = Pada Pembentukan I gram NaC, dibebaskan kalor Sebesar 7, 024 kJ. Pembentukan dan tuliskan Persamaan tumokimia Tentukan entalpi Pembentukan NaC₁. (At Na = 23 dan G₁ = 35,5) reaksi ~ Big Bass
ページ6:
Date: jawab: Pada Pembentukan 1 gram Na Ci dibebaskan kalor berarti entalpi Pembentukan NaC₁ = - 7,024 kJ g". sebesar 7,024 kj; Entalpi Pembentukan harus dinyatakan dalam satuan KJ moi'. Molar NaC = 58.5 g moi". Massa Jadi ' entalpi Pembentukan NaC : : 7,024 kJ g" x 58,5 g mol = 410 .g kJ mol -1 Bentuk Standar dari natrium adalah Padaran, adalah gas diatomik Jadi ' Persamaan termokimia Sedangkan klorin Pembentukan NaC, adalah : 2 Na (s) + ½ C₁₁₂ (g) ->. Na C₁ (s) AH = 401.9 kj 2. Pembakaran bensin adalah salah satu Proses eksoterm. Apabila terdiri atas isooktana, C8H18 (Sebenarnya TSooktana dianggap Salan Satu komponen bensin), tentukan bensin hanyalah kalor yang dibebaskan Jumlan Pada Pembakaran = -5.460 I liter bensin. kJ mol dan massa Diketahui entalpi Pembakaran TSOOktana Jenis iSooktana = 0.7 KJ: L". CAT H = 1 dan C= 12) Jawani Dalam hal ini telah diketahui entalpí Pembakaran Tsooktana, Yaitu ks moi". Maka yang di perlukan adalah Menentukan Jumiah • dalam I liter bensin tersebut - 5.460 mol isooktana I liter bensin. IL 0.7 kg L = 0.7 kg = 700 gram Massa Jumlah mai F x isooktana = 700 g 114 g moi' = 6,14 mol Pada Pembakaran liter bensin adalah: Jadi, kalor yang dibebaskan = 6,14 mol x 5.460 kJ mol = 33.524,4 kJ 4. Berbagai Entapi Molar Lain Terdapat berbagai entalpi molar lain, Seperti entalpi entalpi Peleburan ent alpi Penguapan ' dan entalpi Penetralan, Pelarutan. Big BOSS
ページ7:
1. Katorimetri PENENTUAN ENTALPI REARST Pla Date: 9 air = m x cx AT 9: Jumlah karor (1) 9bom: C x AT Cara Penentuan kalor leaksi dengan Menggunakan kalorimeter di sebut karaimetri, dapat Menentukan Jumion kalor yang disuap olen air Serta Puongkat kalorimeter berikut. berdasarkan M: Musso air (laruton) didalam kalorimeter (g) C: kalor Jenis air (laruton) di dalam kalorimeter (J gatav Jgk C: kapasitas kalor dari bom kalorimeter (S°C-" atav k), dan rumor T: kenaikan Suhu larutan (Kalorimeter) (c° atau k Olch karena tidak ada kalor yang terbuang ke lingkungan, Maka kalor reaksi sama dengan kalor yang diserap tapi tandanya berbeda. oleh air (larutan dan bom, 9reaksi -(qair + 9 bom ) Jadi, kalor reaksi Sama dengan Jumlah kalor yang diserap atau Yang di lepaskan ' Larutan Sedangkan kalor yang diserap oleh gelas dan lingkungan di abaikan. 9reaksi 5 Air (larutan) 9 laruton Termometer wadah Berisolasi -> Elemen Pematik Tempat reaksi (bom). Banan kalorimeter digunakan reakti Teaksi bom yang untuk Pembakaran. Big Bass
ページ8:
No. Date: Conion = Sebanyak 50 mL (=50 gram) larutan HC, IM bersuhu 27° dicampur dengan 50 ml (50 gram) larut an NaOH IM gelas styrofoam . Ternyata, Suhu bersuhu 27° dalam suatu campuran kalori meter naik Sampai 33,5°C, Jika kalor Janis larutan dianggap sama dengan kalor Jenis air Yaitu 4,18 √ g" k tentukan Perubahan entalpi reaksi berikut. HC (aq) + NaOH(aq) -> Naci (aq) + H₂O (1) jawab: Langkah-langkah Penyelesaian adalah sebagai berikut 1. Menentukan kalor larutan dengan rumus 9 carutan m x C x 2. Menentukan kalor teaksi yaitu : -9larutan 3. Menentukan entalpi Teak Si bereaksi masing-masing 9larutan = m x c x A T AT ' yaitu Jika Jumlah mol NaOH dan HC, Yang I moi (sesuai dengan koefisien reaksinya). = 100 g x 4,18 Jg- k' x 6,5 k = 2.717 J areaksi = -9larutan = -2.717 J kalor tersebut Menyertai Teaksi antara 50 ML HC, IM dengan 50 mL larutan NaOH IM. Jumian moi HC, n = V x M = 0.05 mol L = 0,05 mol Jumlah moj NaOH, n = V x M = 0.05 Ex mor 0.05 mol Karena Jumian mol Pereaksi sesuai dengan Perbandingan koefisien, maka Campuran adalah ekvivalen.. reaksi harus diservaikon dengan Stoikiometri AH reaksi. Jadi, kita harus menghitung Jumion kalor yang akan dibebaskan Jika Jumlah HC, dan NaOH Yang bereaksi masing-masing Big BOS
ページ9:
No. Date: Impl Sesuai dengan koctisien Reaksinya. 911 mol HCI + Nachl I mol = x-2.717 J = -54.340 J = 54,34 kJ 0105 Jadi, AH reaksi = arcaksi = -54, 34 ks Persamaan termokimiany a HC, cagl + NaOH(aq) adalah -> Na C Sebagai berikur + H₂O ci) AH = -54,34 kJ. Cagl 2. Hukum Hess dua caro Subagar Hukum hes berkaitan dengan reaksi - reaksi yang dapat dilangsungkan Menurut dua atau lubin cara. Reaksinya dapat di langsungkan menurut tahap berikut Cara 1. Reaksi Satu dan Cara 2: reaksi 2 tahap. Henry Hess menemukan bahwa kalor reaksi dari kedua cara tersebut adalah sama. Cara 1. ((s) + O2 (g) -> CO₂ (g) Cara 2: (9)-> Tahap 1: ( (1) + = 02 (9) -> CO (9) Tahap 2: CO (g) + Reaksi (cs) + ' O2(2)-> (0₂ (2) O2 (g) -> CO2 (g) DH = - 394 KJ .(1) AH: 111 (2) AH: 283 kj (3) + AH. 1 394 KJ Hukum Hess, yaitu kalor awal dan keadaan akhir, reaksi hanya tergantung. tidak Pada lintasan Pada keadaan " Hukum Hess dapat dinyatakan dalam bentuk diagram ting kati energi AH, -788-KJ 2C (grafit)+202 (9) Cara I Keadaan awai AH2=222 KJ Cara 2 200 (g) + O₂ (2) 2002 (g) keadaan akhir AH3 = -566 kJ alg
ページ10:
0 AH-788) -22-2-- -788- No. Date: 2 C(grafit) + 20₂ (O) keadaan awai AH₂ = -222 KJ 2CO (2) + O2(g) AH₂ = -566 kJ 2002(2) Keadaan akhir ✓ 1-3; Penentvon Kalor Reaksi 1 Berdasarkan Hukum Hess Berdasarkan hukum Hess, Kalor reaksi dapat ditentukan secara tidak artinya tidak melalui suatu percobaan, tetapi dari kalor reaksi - reaksi yang berhubungan. (a),0) < 4. Penentuan kalor reaksi Berdasarkan Data Entalpi Pembentukan langsung, lain dara entalpi di anggap Pereaksi kalon suatu teaksi dapar (Juga di tentukan budasarkan (Pembentukan 2at Pereaksi dan Produknya. Dalam hal ini, zat terlebih dahulu terutar. menjadi unsur unsurnya, kemudian unsur-unsur tersebut bereaksi membentuk 2017 produk. Conton: Diketahui data berikut: (1) H₂ (g) + F₂ (g) -> 2HF (g) - AH. = 537 kJ (2) C (s) + 2 F₂ (2) -> CF4 (g). AH= 680 kJ (3) 2 (s) + 2H2 (2) -> C₂ Hy (g) AH = 52, 3kJ. Tentukan entalpi reaksi ; (4) C₂ Hy (g) + 6F2 (2) -> 2CF4 (2) + 4HF (2) DH = ? Jawab: Perubahan entalpi teaksi (4) dapat ditentukan dengan menyusun teaksi (1), (2), dan (3) Sehingga Penjumlahanny a sama dengan reaksi (4) tersebut. Reaksi (1): acuanya adalah HF. Oleh karena koefisien HF pada reaksi (4) Bass
ページ11:
No. Date: AH = -1.074 kJ adalah 4. maka koefisien reaksi (1) harus di kali dua. Reaksi (1) disusun menjadi : 2H₂ (g) + 2F; (g) -> 4HF (g) Reaksi (2): acuanya adalah CF4. Oleh karena koefisien CFy pada reaksi (4) adalah (2) harus di kali dva. Reaksi (2) disusun menjadi: 2C (s) + 4F₂ (2) -> 2CF4 (2) AH = -1.360 kJ 2 Reaksi (3): acuanya adalah City. Koefisien C₂Hy Pada reaksi (3) dan reaksi (4) Schinona C2 Hy berada di ruas kiri. Sudah sama, tetapi reaksi (3) Perlu di balik Rearsi (3) disusun menjadi: C₂ Hy (g) -> 2C (s) + 2H₂ (2) AH = -52,3 kJ Selanjutnya ketiga reaksi tersebut di Jumlahkan. H-2 2H (g) + 2F₂ (2.) -> 4HF (g.) AH 1.074 kJ 2C (s) + 4F2 (g) -> 2CF4 (2) C₂Hy (2) -> 2C (s) + 2H₁₂ (2) AH-1.360 kJ. AH - 52,3 kJ -521375 C₂ Hy (g) + F₂-> 2CF y (2 + 4HF (g) AH = -2.486,3 kJ - 5. Penentuan kalor Reaksi Berdasarkan Energi ikatan a. Pengertian Energi Ikatan (b Untuk memutuskan ikatan kimia. antar a dua atom Energi yang di Perlukan Sehingga terbentuk radikal radikal bebas di sebut energi licatan. Molekul tersebut sehingga menjadi Energi yang diperlukan untuk memutuskan atom atom bebasnya disebut energi atomisasi. Ikatan kovaun tunggal C-H 413 N-H 391 O-H 463 F-F 155 C-C 348 N-N 163 O - O 146 C-N 293 N-O 201 0 - F 190 C₁-F 253 C-O 358 N - F 272 0-9₁ 203 C₁ - C₁ 242 C = C 614 Ikatan kovalen rangkap N=N 418 OO 495 CEC C=N 839 615 NEN 941 S=O 323 CEN 891 S=S 418 Big BOSS
ページ12:
No. Date: Beberapa energi berbagai jenis Ikatan kovalen (dalam kJ mol" ). Enagi ikatan rata-rata Moltul biner yang terdiri atas tiga atau lebih lebih ikatan rata-rata. arom mempunyai dua atau Untuk molekul seperti itu digunatan Pengertian energi ikatan Conton Metana, 4 ikatan mengandung C-H. Pemutusan satu per Satu ikatan C-H dari molekul CHy memerlukan energi yang berbeda. CHy (g)-CH3 (g) + . H (g) AH = P kj CH3 (9) CH₂ (g) + H (2) AH = 91 dengan Par #s CH₂ (g) CH (g) + H (2) A H = rks ICH (2) C (2) +H(g) AH = SK (P+9+r+s) 4 Untuk memutuskan keempat ikatan dalam CH4 diperlukan 1664 kJ. Maka : (P+9+r+s) 4 1.664 kJ = 16-ks mot 4 H H CH (g) -> C (g) + 4H (g) AH = 1.664 kJ H 6. Menentukan AH Reaksi Berdasarkan Data Energi Ikatan Reaksi kimia antar molekul dapat di anggap berlangsung dalam dua tanap, Yaitu sebagai berikut. . Pemutusan ikatan pada Pereaksi • Pembentukan ikatan pada produk AH reaks : energi ikatan pada Pereaksi (ikaran yang putus di kurangi dengan energi ikatan pada Produk (ikatan yang terbentuk). Big BOSS
ページ13:
No, 12/01 OPP 12 Date: AH= E =Σ ikatan yang Putus Eikatan yang terbentuk AH= ? Contoh: H₂ (g) + C₁₂ (2) 2HC (2) 00 tanap 1 tahap 2 2H (g) + 2C, (2) Pada diagram di atas, Perubahan entalpinya di hitung sebagai berikut: 1 mol H H = 436 kj 123102 1 mol C1-C₁ = 242 kJ Jumlah energi ikatan yang Putus = 436 kJ + 242 KS = 678 kJ 2 mol H-C₁ = 2 × 431 kJ = 862 kj AH = Σikatan yang PUTUS = 678 - -Σ ikatan yang terbentuk 862 kJ. =- 184 kJ ENERGI BAHAN BAKAR Nilai kalor dari berbagai Jenis bahan bakar. komposisi (°) Jenis Nilai bahan bakar C H kalor (kg) Gas alam 70 23 0 49 Batu bara (antrasit) 82 ' 1-2- 31 Baru bara (bituminous) 77 5 7 32 minyak mentah 85 12 0 45 Bensin 85 15 0 48 Arang 100 0 0 34 kayu = 50 6 44 18 Hidrogen 0 100 0 142 Big BOSS
他の検索結果
おすすめノート
このノートに関連する質問
Senior High
Chemistry
halo ada yang punya catatan kimia tentang redoks?
Senior High
Chemistry
hai teman-teman! Aku mau ikutan OSN Kimia nih tapi masih bingung mau pake metode apa dan mulai belajar materi dari mana... Kalau ada saran dan masukan boleh dong sharing ke aku hihihi btw aku kls 10 yaa, terimakasih~ >///<
Senior High
Chemistry
tolong jelaskan
Senior High
Chemistry
haloo semuanyaa buat kalian yg baru naik Kelas 10 Dan mau catatan buat belajar, boleh cek profile aku yaa, aku ada up catatan Kimia dan Fisika Kelas 10, dan bgi yg mau catatan lainnya boleh di Komen aja ya siapa tau aku ada catatan nya,hihi terimakasihh
Senior High
Chemistry
informasi kisi kisi olimpiade kimia SMA pliss
Senior High
Chemistry
tolongg
Senior High
Chemistry
Ingin ambis tp tidak ada teman ngambis:(
Senior High
Chemistry
yang mau belajar kimia kelas 11 buat PAT ikut dong aku ngk paham materinya
Senior High
Chemistry
hay, aku kurang mengerti kimia terutama materi presentasi unsur dalam senyawa , bisakah kalian menjelaskan kepadaku?
Senior High
Chemistry
tolong dibantu dong kak
News
コメント
コメントはまだありません。