Senior High
Mathematics

- Matematika - Peluang kelas 10

14

233

0

a z k a \(^o^)/

a z k a \(^o^)/

Senior High 10年生

Hai teman teman. Aku membawa materi Peluang untuk kelas 10 saat ini-!! Selamat belajar, semoga materi yang aku beri bisa membuat teman-teman paham akan materi Peluang-!!

コメント

コメントはまだありません。

ノートテキスト

ページ1:

Peluang
kejadian acak
No
Dat
Keladian acak adalah suatu perbuatan atau kegiatan yang dilakukan
Oleh seseorang sekelompok orang untuk mendapotkan hasil dengan
Coro mengacak mengunci atau memilih sesuatu yang hasilnya baru
diketahui setelah melakukan Percubaan.
Contoh:
• Dalam Pertandingan sepak bola seorang wasit melempar koin mata
uang untuk mengundi. Jadi, kegiatan Pelemparan mata uang
Untuk Menebak yang keluar angro alau gambar.
Mengambil sebuah kelereng hijau dari kotak yang berisi limo kelereng
beraneka warna dengan mata tertutup.
Frekuensi Relatif
O
Ruang Sampel dan Titik Sampel
No
Rate
Ruang Sampel adalah himpunan kejadian yang mungkin dari suatu
Percobaan. Ruang Sampel biasanya dilambangkan dengan huruf "S."
Anggota-anggolo ruang sampel disebut titik sampel. Misalnya
ruang sampel SG.A} Mempunyai 2 titik sampel, yaitu G dan A
yang di sebut sebagai anggota. anggota dari ruang Sampel.
Banyaknya anggota ruang Sampel biasanyo dilambang kan
dengan n(s).
Menentukan Ruang Sampel suatu Percobaan
Duang logam.
.
1 uang logam
S-CA.G}
n(s) = 2
3 uang logam
2 uang 109аμ.
SAA, GA, AG,GG}
n(s) = 4
Frekvens Relatif adalah Perbandingan antaro banyaknya kejadian
dengan banyarnyo Percobaan.
Frekuens, Relatif (Fr)
banyaknya kemunculan
banyaknya Percobaan
contoh: Sebuah uang logam dilempar 10 kali, dari Pelemparan tersebut
di Peroleh 4 koll Muncul angka.
a. Tentukan frekuensi relatif munculnya angko!
b. Tentukan frekuensi relatif Munculnya gambar!
4
2
Jawab:
(a) Fr (angka):
=
10
⑥fr (gambar)
6
F
10
SCAAA AAG, AGA AGG GAA GAG GGA, GGG}
n(s) = 8
A
G
A
(A,A)
(A,G)
G
(G,A)
(G,G)
AAA
AAG
AGA
AGG
A-GAA
GAG
A-
GGA
-GGG"
Dis BOSS
BiS BOSS

ページ2:

No.
Date:
No
Date
Dadu
1 buah dadu
S=1.2.3.4.5.63
n(s): 6
2 buah dadu
12 3 4 5 6
Dadu
Dadu
1
(1.1) (1.2) (1.3) (14) (1.5) (1.6)
2
(2.1) (2.2) (2.3) (2.4) (2.5) (2.6)
3
(3.1) (3.2) (3.3) (3H) (3.5) (3.6)
4 (4.1) (4.2) (4.3) (4.4) (4.5) (4,6)
(5.1) (5.2) (5.3) (54) (5.5) (5.6)
6
(6.1) (6.2) (5.3) (6.4) (6.5) (6.6)
S=(1.1), (1,2), (1,2), (h) (5) (1.6), (2.1) (2.2) (23), (29).
(2.1), (2.6), (3.1), (3,2), (3.3), (7.4), (3.5), (3,4), (4,1),
(4.2), (4,3), (4.9), (4,7),(4,6), (5,1), (5,2), (5,3), (5,4),
(5.5) (5.6) (6.1) (6.2) (6.3), (6,4), (6.5) (6.6)}
n(s): 36
Kartu Bridge.
Kartu bridge terdiri dari 52 cartu dengan Perincran:
Sesuai warnanya: 26 Merah dan 26 hitam.
Sosual motifnya 13 kortu daun 13 kriting, 13 hati, dan 13 wajik.
Sesuai jenisnya: Masing. Mosing 4 kartu dari king Jack Queen,
AS, 2,3,4,5,6,7,8, 9, dan 10.
O
Peluang suatu kejadian.
Peluang suatu kejadian adalah Perbandingan antara banyaknya kejadian
yang diamati dengan banyaknya kejadian yang mungkin.
Peluang Kejadian dilambangkan dengan "P"
Jika A adalah sebuah kejadian dalam ruang sampel S, poluong
Keladian A yang beranggotakan sebanyak n (A) didefinisikan sebagai:
P(A)= n(A)
n(s)
Nilai Peluang kejadian A, terletak di antara O don 1 atau
O≤ P(A)≤ 1.
Jika PCA)=0, berarti Keladian A mustahil terjadi,
Sedangkan jika P(A) = 1 berarti kejadian A pasti terjadi.
Contoh:
Tentukan Peluang kejadian kejadian berikut.
a. Setiap orang hidup pasti memerlukan Makan.
b. Orang dapat terbang.
Contoh:
Oua buah dadu dilempar secara bersamaan hitunglah Peluang kejadian
munculnya mata dadu berjumlah 8!
Jawab: A kejadian munculnya mata dadu berjumlah 8 Makea
A=(2.6) (3.5), (4,4), (5.3), (6,2)}
n(A) = 5
n(s) = 36
P(A)= n(A) = 5
n(s)
30
☐
Jadi Peluang kejadian A adalah
36
Dis BOSS
BiS BOSS
News