Senior High
Bahasa Indonesia

UTBK - PBM - Pola Kalimat by noerion.study

6

246

0

noerion.study

noerion.study

Senior High 全学年

🤍I really appreciate you actions.
Follow, likes, comment are my motivation to do more.
✨thank you✨
🤩🤩🤩

コメント

コメントはまだありません。

ノートテキスト

ページ1:

pola kalimat!
kalimat
Kalimat adalah satuan bahasa
yang memiliki intonasi final: (.), (!),
(?).
Di dalam kalimat terdapat unsur
yang membentuk kalimat, yaitu
subjek, predikat, objek, pelengkap,
dan keterangan
predikat
Hal yang menjelaskan subjek
Ciri-ciri:
1. Jawaban atas pertanyaan mengapa,
bagaimana, atau sedang apa?
2. Dapat diingkarkan (bukan/tidak)
3. Berupa kata adalah, ialah, merupakan,
dan menjadi.
4. Dapat terbentuk dari berbagai kelas
kata.
Subjek@noerion study objek
Subjek adalah hal yang dibicarakan dalam
kalimat.
Ciri-ciri:
1. Jawaban atas pertanyaan apa/siapa.
2. Pada umumnya berupa nomina/frasa
nominal.
3. Disertai kata itu.
Contoh:
Mahasiswa (n) itu sedang mengikuti
pengarahan.
4. Dapat terletak di awal, tengah, atau akhir
kalimat.
Contoh:
Kemarin malam, saya menonton film.
.K.
P. .0
5. Tidak didahului oleh preposisi.
Unsur kalimat yang muncul apabila predikat
pada kalimatnya berbentuk kata kerja aktif
transitif.
Kata kerja aktif transitif adalah kata kerja
aktif yang membutuhkan objek: me-, me-kan,
me-i. Bisa dipasifkan menjadi di-. Jika
objeknya dihilangkan, maka kalimatnya
menjadi tidak selesai/berterima.
Ciri-ciri:
1. Terletak di belakang predikat aktif transitif.
Contoh: Roni membeli komputer.
S
P
0
2. Dapat menjadi subjek dalam padanannya
yang pasif.
Contoh: Komputer dibeli Roni.
P
Pel

ページ2:

pelengkap
Pelengkap adalah unsur kalimat yang muncul
apabila predikat pada kalimatnya berbentuk
kata kerja intransitif.
Kata kerja intransitif adalah kata kerja yang
tidak memerlukan objek, tetapi memerlukan
pelengkap, atau tidak sama sekali, seperti me-,
ber-, di-, ter-, ke-an, dan kata kerja aus (kata
kerja yang tidak memerlukan awalan).
Ciri-ciri:
1. Terletak di belakang predikat pasif
2. Tidak didahului preposisi
Contoh:
Pak Pipin berjualan baju.
Pel.
Doni selalu naik motor ke kampus.
S.
P
Pel. K.
3. Dapat terletak di belakang objek pada
kalimat dwitransitif (kalimat yang setelah
predikatnya ada dua unsur wajib: 0 dan Pel).
Contoh: Rudi akan mencarikan Rendi beasiswa.
Pel.
Super
Love
keterangan
Keterangan adalah kata/kelompok kata yang
menerangkan kata/bagian kalimat yang lain.
Ciri-ciri:
1. Bersifat manasuka, boleh ada boleh tidak.
2. Posisi dapat terletak di awal, tengah, atau
akhir.
3. Biasanya didahului oleh preposisi atau
konjungsi.
Contoh:
Sevi bernyanyi di kamarnya.
K.
Setiap hari Jumat ayah menggunting kuku.
K
S
P
0
Kami kemarin kedatangan tamu.
Pel.
Namun, ada juga keterangan yang berupa
unsur utama, jadi bersifat wajib.
Contoh: Di Jawa Barat terdapat Gunung
Tangkuban Parahu.
- Mereka berasal dari Surabaya..
@noerion.study
PPPPPPPPPRE
News