ノートテキスト
ページ1:
138 No. Selasa 26-08-2025 Date: (Roligatif) Larutan 1. PENGERTIAN Sifat kaligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung kepada jenis tut, tetapi hanya bergantung pada konsentrasi larutan •Terdiri dari: Penurunan tekanan uap (OP) "kenaikan titik didih (0T6) 10 Penurunan titik beku (OTf) to Tekanan osmotsk (πt) 2. KONSENTRASI LARUTAN Adalah besaran yang menyatakan Jumlah zat terlarut, yang dinyatakan dalam: ; Molaritas Larutan (M); M: Px Kx 10 Molaritas (M) n M=- V Keterangan M. Molaritas (M) Mm n = Jum.mol terlarut (mol) V: Volume pelarut (liter) Kemolaran Larutan (M) M1. V₁ = M2. Vz P = massa Jenis larutan (kg/L) K: Persen kadar fat terlant Mm = massa molar (Ar/Mr (kg) Massa 1000 × Mr Vp (me) Molalitus (m) n m= massa.P Massa m= x- Mr ~ keterangan = m. Melalitas (m) n = Sumlah me! terlarut (mol). 1000 massa. P massa. P = massa pelarut (kg) Big BOSS
ページ2:
138 Fraksi mol (x) 3. No. Selasa 26-08-2025 Date: ; ht Xt= Xp = np ht+np nt+np ~Keterangan: Xt = fraksi mel terlarut = Xp fraksi mol pelarut Hubungan fraksi mol X++ Xp = 1 n = jumlah mal terlarut (mol) np Sumlah mel pelarut (mel = Kadar tat ferlarut (%) - Hunya berlaku pada massa 2 volume: %= tat terlarut * 100% larutan Kadar terlarut massa. (%m/m) Kadar ferlarut volume (% v/v) fm/= Mt %%= Vt mt + mp Vt + Vp Kadar terlarut massa -volume (% m/v) ; Kadar terlarut volume - massa 5% %/m) Vt Mt % m/v Vt+Vp Keterangan: Mt = massa ferlarut mp: massa pelarut NB Pelarut terlarut = = % 1/m mt+ mp terlarut Vt = Volume Vp: Volume pelarut. Air yang nantinya digunakan untuk melarutkan suatu zat. Zat lain yang nantinya dilarutkan dengan air. larutan gabungan hasil dari pelarut dan = FAKTOR VAN'T HOFF (i). larutan yang dijadikan satu. Adalah nilai yang mempengaruhi konsentrasi larutan pada perhitungan Sifat beligatif larutan.. Rumus: i = 1 + (n-1) α Keterangan: i = faktor vant hoff. In jumlah ion dalam larutan. →Terbagi menjadi 2 untuk nilai i : α = derajat ionisasi Non Elektrolit (= 0) --Adalah zat yang tidak terdisosiasi (terurai menjadi ion) dan suga tidak beṛasosiah (bergabung) ketika dilarutkan dalam pelarut. Dig BOSS
ページ3:
i = 1 Jadi tidak merubah rumus (tidak dianggap). No. Selasa Date: 26-08-2025 Sifat koligatif yang standar Contoh: Glukosa (C6H12O6). IP Sukrosa Elektrolit - Terbagi menjadi 2, yaitu: 1 Urea Elektrolit kuat Adalah zat yang terdisosiasi sempurna Champir 100%) (X=1) Elektrolit lemah (α=0-1) menjadi ron. (senyawa Asam / Basa kuat) →i=n, jadi sesuai dengan koofiliennya. - Contoh: 10 NaCl -Na+ +Cl = 1+1=2 10 K₂soy. →>> 2k+. c+ +504 = 2+1=3 10 ALC13 → A13+ + 3C1 = 1+3=4 Adalah zat yang terdisosiasi sebagian menjadi ion. Senyawa Asam/Bash Longh T = 1+ (n-1) α, jadi sesuai dengan rumuanya → Contoh: 10 CH3COOH = H+ + CH3COO¯ = n = 2; α=0% L= 1+ (2-1) 0.10 = 1+ (1) 0.10 = 1+0,10 i =1,10 ID Asam Fluorida (HF) ID Amonium Hidroksida (NH4OH / NH3 (99]] RUMUS SIFAT KOLIGATIF. (untuk larutan elektrolit tunggal), Penurunan Tekanan Uap (AP) P = Xp × P° OP = P = P° OP = xtxp° np × P° Apne nt.i P Ap- xp° nt.i+np nt.i tnp. nt.i+mp Keterangan: P = tekanan uap larutan (mmHg (atm) Po= tekanan uap pelarut murni (mmbly (atm) 3 Xp fraksi mel pelarut = DP Penurunan tekanan ua np: jumlah mol pelarut uap Xt = fraksi mol terlarut. (mmfly/atm) nt: Jumlah mol terlarut. Big / / / / /
ページ4:
$738 Kenaikan titik didih. (ATB) OTb = TE Tb = Tb° = - Tb° Tb° + Tb 100°C Keterangan = Tb = : Mo. Selasa Data: 26-08-2025 ATb = kb. m.i Marsa .I 1000 0Tb = kb. x i Mr massa.P kenaikan titik didit (°C) m = molalitas larutan (m) Tb titik didih larutan (°C) Tb = titik didih pelarut (°C). ☐ Penurunan titik beku. (DTF) AT₂ = Tf - Tƒ° T₂ = Tƒ° + OTF Tfo = @ 0°C DTf=kf.m.i DTf=ks. Massa.I Mr Keterangan: Tf = penurunan titik beku (°C) -Tf = titik beku larutan (°C) Tf° = titik beku pelarut (°C) kb = tetapan (0.52) i = faktor van't hoff 1000 massa.p M = molalitas larutan (m) i = faktor van't hoff kf = tetapan (1,86) Tekanan ormatik (TC) π.V= n.R.T π = M. R.T.I Massa 1000 Ri n Mr TE= R.T.I Vpime V Keterangan = π = Tekanan asmotik (atm) T= suhu dalam kelvin (+273) M: Molaritas R: tetapan gas (0.082) i = faktor van't hoff RUMUS SIFAT KOLIGATIF (untuk larutan elektrolit campuran, i berbeda-beda). Fraksi mel (x) Xp np np + (M1. i + 12-1+---) Keterangan: Xp : fraksi mol pelarut Xt = fraksi mel terlarut Np = Jumlah mol pelarut Xt = (n.1+ni+) np+ (ni+n2. i+__) n₁ = Sumlah mol ke-1 n₂ = Jumlah mol ke-2 i = faktor van't hoff. Dig BOSS
ページ5:
128 6. Molalitas (m) (^1. i + n₂.it...) M-=- Mtotal Molaritas (M) M Vtotal +--) No. Selasa Date: 26-08-2025 •keterangan: M = molalitas (m) Mtotal = massa total (kg) keterangan: M = Molaritas (M) Vtotal volume total (lity) BOSS
ページ6:
S. Diagram fara air penurunan Padat Carr kenaila titik didih B. B' Peruba ke A'. gas ---- : pelarut (air) larutan gabungan air+gat (ain) If 0°C DTb 100°C titik pembatas dai 3 fara, p-c-g).. ket: A: titik tripel (kesetimbangan antara 3 fase) (3 B titik didih pelarut. B₁ = titik didih larutan. C = titik bekan pelant C' = titik bek Canton. A-B = gans didih pelint. A-B' gas didih larutan. 1328 C-A gans beku pelint. C-A = garis bebe Center.
他の検索結果
このノートに関連する質問
Senior High
Chemistry
halo ada yang punya catatan kimia tentang redoks?
Senior High
Chemistry
Eoereueoeoereuenereuenveuereueoereuenveueoereuerwueneverwuenwvwuoereuene e
Senior High
Chemistry
Eoereuenrreuenvruereueneoeeeu
Senior High
Chemistry
tuliskan persamaan ionik lengkap untuk reaksi yang menghasilkan endapan
Senior High
Chemistry
hy guys i'm back did you miss me? 🤪
Senior High
Chemistry
tolong kasih tau jawabannya, terimakasih .
Senior High
Chemistry
selesai soal di bawah ini
Senior High
Chemistry
tolong kasih tahu jawabannya, terimakasih
Senior High
Chemistry
tolong kasih tahu jawabannya terimakasih no 1- 4 pakai cara dan gambarlah struktur lewis dan pakai cara x dan y secepatnya?
Senior High
Chemistry
Tentukan ph dari A. 0,00008 Molaritas H3PO4 B. 0,0000008 Molaritas CH3COOH (ka= 2.10 pangkat-4) C. 0,0005 Molaritas Ca(OH)2 D. 0,0005 Molaritas NH4OH (kb= 2.10 pangkat -5) Jawablah pakai cara dan di jelaskan. Awalcari h+ nya. h+ = a.ma baru cari ph Tolong dibantu kak
News
コメント
コメントはまだありません。