Senior High
Bahasa Indonesia

TEKS ARGUMENTASI

8

108

0

n.nmyra

n.nmyra

Senior High 11年生

ini materi kelas 11 ya

コメント

このノートは
コメントがオフになっています。

ノートテキスト

ページ1:

No
Date 20 June 2026
000
argumentasi
Pengertian:
tets argumentasi adalah
sebuah tulisan yg dituangtan
untuk membuktikan kebenaran
Pendapat atau ide yang sesuai
fakta dan didukung oleh data
yang relevan.
tujuan:
1. mengungkapkan pandangan
atau pendapat.
2. Membuktikan kebenaran yang
didukung dengan data yang
relevan.
3. menarik perhatian (simpati).
Ciri-Ciri :
1. terdapat pendapat atau opini
yang disampaikan penulis.
2. diakhiri dengan simpulan atau
kalimat penutup.
3. menggunakan bahasa denotatit
(sebenarnya).
4. ditulis berdasarkan analisa
rasional.
5. membatasi subjet dan emosional
6. terdapat data atau farta
pendukung.
JOYKO 30 Lines, 6 mm
Struktur:
1. Pendahuluan menuliskan
hal yang menarik dan tema
atau tulisan yang dibahas,
Landasan argumentersebut
dituliskan secara singkat. padat,
tetapi tetap memiliki daya
tank.
2. tubuh argumen: berisi latar
belakang atau dan bukti
Pendukung lewat data / fakta /
Pendapat yang mendukung
Serta argumen penulis. Bagian
ini ditulis dengan alur yang
logis
3. Simpulan: penulis menyimpulkan
tulisannya dan dapat ditulis
dengan singkat, padat, dan
jelas tapi tetap mengutamakan
Felogisan dan penalaran.
Biasanya juga berisi ajakan
tersirat. rekomendasi atau
solusi.
Paragrat:
De durlit: diawal (thusus te umum)
Induktit digthir (umum re khusus)

ページ2:

kaidah kebahasaan:
1. kata keterangan (adverbia
frekuentatif) berhubungan
dengan pengulangan. contoh:
jarang kadang-kadang, selalu.
2. kata hubung:
a konjungsi urutan waktu:
(lalu. kemudian, setelah itu.
sebelum itu, sesudah akhirnya
sejak Hu, ketika itu.
b. Fonjungsi pilihan (atau).
c.konjungsi pertentangan.
meskipun demikian. meskipun
begitu, kendalipun demikian.
kendalipun begitu. biarpun
demikian, biarpun begitu,
akan tetapi, sebaliknya, namun
d-konjungsi keserasian /
No
Date
3. Verba menilai kata kerja yang
menunjukkan silap / tindakan
subjek dalam kalimat menikmati,
mendengar, mencium.
:
4. kata kena rasional rata yang
berfungsi untuk melengkapi
kalimat atau memperjelas
suatu hal (merupakan ialah.
digolongkan).
Pola Perkembangan :
1. pola sebab akibat: diawali
dengan peristiwa yang menjadi
penyebab dilanjut dengan etet
atau atibat.
2. pola akibat sebab dimulai dan
atibat dan bergerak ke
penyebab peristiwa
Langkah:
1. menentukan topik
kesesuaian demikian juga
metonjungsi tambahan. pula, 2. menentukan tujuan
juga. selanjutnya, disamping. 3. menyusun kerangka po
dan, itu, tambahan lagi.
ole selain Hu.
fkonjungsi perbandingan.
seperti serupa dan itu, sama
halnya, berbeda dengan itu.
g.konjungsi sebab akibat.
aribatnya...
h.ronjungsi simpulan. Jadi.
4. Mencan data yang dibutuhkan
5. mengembangkan kerangka
menjadi paragraf.
C
News